PENDAHULUAN
SMP Islam PB
Soedirman Bekasi melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Ganjil
sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran peserta didik pada Semester Ganjil
Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan asesmen ini dilaksanakan pada tanggal 4 -
11 Desember 2025 dengan memanfaatkan aplikasi Computer Based Test (CBT).
Pelaksanaan asesmen berbasis teknologi ini merupakan salah satu wujud komitmen
sekolah dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan.
DEFINISI KEGIATAN
Asesmen
Sumatif Akhir Semester Ganjil adalah kegiatan penilaian yang diselenggarakan
pada akhir semester untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik terhadap
seluruh materi pembelajaran yang telah disampaikan oleh guru. Hasil asesmen ini
menjadi salah satu komponen penting dalam penentuan nilai rapor serta bahan
evaluasi bagi sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
Penggunaan
aplikasi CBT (Computer Based Test) dalam pelaksanaan asesmen merupakan
metode penilaian berbasis teknologi informasi yang memungkinkan proses ujian
dilakukan secara digital. Sistem CBT dirancang untuk menjamin objektivitas,
efektivitas, serta efisiensi dalam pelaksanaan asesmen.
ISI KEGIATAN
Pelaksanaan
ASAS Ganjil berbasis CBT di SMP Islam PB Soedirman Bekasi dilaksanakan melalui
beberapa tahapan berikut:
1. Tahap Persiapan
Guru mata pelajaran menyusun
kisi-kisi dan soal asesmen sesuai dengan capaian pembelajaran. Soal-soal yang
telah disusun kemudian diunggah ke dalam aplikasi CBT. Sekolah juga menyiapkan
sarana dan prasarana pendukung, seperti perangkat komputer, jaringan internet,
serta ruang ujian yang memadai. Sosialisasi teknis pelaksanaan asesmen
diberikan kepada peserta didik dan guru pengawas.
2. Tahap Pelaksanaan
Asesmen dilaksanakan sesuai
jadwal yang telah ditetapkan, yaitu tanggal 4–11 Desember 2025. Peserta
didik mengerjakan soal secara mandiri melalui aplikasi CBT dengan pengawasan
guru. Sistem secara otomatis mengatur waktu pengerjaan, pengacakan soal, serta
proses pengumpulan jawaban.
3. Tahap Pengolahan dan Evaluasi
Setelah asesmen selesai, hasil
jawaban peserta didik diolah melalui sistem CBT dan diverifikasi oleh guru mata
pelajaran. Selanjutnya, guru melakukan analisis hasil asesmen sebagai dasar
evaluasi pembelajaran dan pengisian nilai rapor.
Kelebihan dan Kekurangan Pelaksanaan CBT
Kelebihan (+) :
·
Proses
penilaian lebih cepat dan akurat karena didukung sistem otomatis.
·
Mengurangi
penggunaan kertas sehingga lebih ramah lingkungan.
·
Meminimalkan
potensi kecurangan melalui pengacakan soal dan jawaban.
·
Meningkatkan
efisiensi dalam pengelolaan asesmen.
·
Mendorong
peningkatan literasi digital peserta didik dan pendidik.
Kekurangan (-) :
·
Ketergantungan
pada ketersediaan listrik dan jaringan internet.
·
Potensi
kendala teknis seperti gangguan sistem atau perangkat.
·
Membutuhkan
kesiapan sarana dan prasarana yang optimal.
·
Sebagian
peserta didik masih memerlukan adaptasi dalam penggunaan aplikasi CBT.
Kesan Positif dari Kepala Sekolah
Kepala SMP
Islam PB Soedirman Bekasi, H. Gusfian Muslim, Lc., M.Hum., menyampaikan
apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya Asesmen Sumatif Akhir Semester
Ganjil berbasis CBT dengan tertib dan lancar. Beliau menegaskan bahwa penerapan
asesmen berbasis teknologi merupakan langkah positif dalam membangun budaya
literasi digital di lingkungan sekolah serta membentuk peserta didik yang
adaptif, mandiri, dan berdaya saing. Beliau berharap seluruh warga sekolah
dapat terus bekerja sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Islam PB
Soedirman Bekasi.
Harapan ke Depannya
Ke depan,
diharapkan pelaksanaan asesmen berbasis CBT dapat terus dikembangkan dan
disempurnakan, baik dari sisi teknis, sarana prasarana, maupun kesiapan sumber
daya manusia. Dengan evaluasi berkelanjutan, sistem CBT diharapkan mampu
mendukung peningkatan mutu pendidikan serta mempersiapkan peserta didik
menghadapi tantangan era digital.
KESIMPULAN :
Pelaksanaan
Asesmen Sumatif Akhir Semester Ganjil berbasis CBT di SMP Islam PB Soedirman
Bekasi pada tanggal 4–11 Desember 2025 merupakan langkah strategis dalam
meningkatkan kualitas sistem penilaian pembelajaran. Pemanfaatan teknologi
dalam asesmen memberikan kemudahan, ketepatan, serta transparansi dalam proses
evaluasi hasil belajar peserta didik.
DOKUMENTASI
